BPOM Tarik Permen, Manisan, dan Buah Kering Berformalin

peremen1.jpgper.jpgpp.jpgplum1.jpg

Sabtu, 28 Juli, 2007

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyegel tujuh produk berupa permen, manisan, dan buah kering diimpor dari Tiongkok. Dalam surat peringatan publik BPOM bernomor KH.01.04.53.094 tentang Produk Pangan Impor Tiongkok yang mengandung bahan berbahaya, Selasa (24/7), terdapat tujuh sampel yang dinyatakan positif mengandung formalin.

Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib, di Jakarta, Kamis (26/7) menjelaskan, BPOM telah mengambil sampel dan menguji produk-produk tersebut. Dari 39 produk impor asal Tiongkok berupa permen, manisan, dan buah kering, tujuh produk yang diuji positif mengandung formalin.

Sampel yang positif itu enam di antaranya tidak mempunyai izin edar dan dijual dalam bentuk curah. Produk yang positif mengandung formalin dimaksud adalah White Rabbit Creamy Candy, Kiamboy, Classic Candy, Blackcurrant, White Rabbit dan manisan Plum ditemukan di beberapa toko makanan di Jakarta. Permen merek White Rabbit yang mengandung formalin ternyata mempunyai nomor dari Depkes bernomor SP 231/10.09/96.

Dia menjelaskan, untuk melindungi masyarakat dari produk tidak bermutu dan berisiko tidak aman dikonsumsi, BPOM telah menyegel produk permen dan manisan yang mengandung formalin tersebut di tempat penjualannya dan untuk selanjutnya dimusnahkan.

Masyarakat diminta tidak membeli produk sejenis yang tidak mempunyai izin edar. Produk yang mempunyai izin edar mempunyai kode ML. Masyarakat yang terkena risiko akibat mengonsumsi atau menggunakan produk itu diimbau untuk menghubungi BPOM atau Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) di seluruh Indonesia.

Daerah

Sementara itu, tim Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Balai Besar POM dan Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Mandiri (LPKSM) Bali menemukan permen yang mengandung formalin di beberapa toko swalayan di Kota Denpasar. Kedua lembaga tersebut telah meminta pengelola swalayan setempat segera menarik produk itu dari peredaran setelah menyita beberapa sampel sebagai bukti.

“Dari tujuh yang dilarang beredar, enam ditemukan masih beredar di Denpasar.

Inspeksi mendadak ini bersifat pembinaan, belum pada pengeluaran sanksi. Kami secara rutin melakukan pengawasan sesuai amanat UU Nomor 8 Tahun 99 tentang Perlindungan Konsumen,” ujar Kepala Disperindag Bali, Dewa Gede Dharendra, Kamis (26/7).

Direktur Eksekutif LPKSM Bali, Udi Prayudi, mengatakan, sidak dan pengawasan sebagai upaya memberdayakan konsumen. Jika konsumen semakin cerdas dan cermat dalam membeli barang, secara tidak langsung akan mendidik produsen dan distributor agar tidak lagi mengedarkan barang yang melanggar ketentuan.

Balai Besar POM Semarang, Jawa Tengah, juga melakukan penertiban dengan menyita 10 dus berisi sekitar 5.000 butir permen yang mengandung formalin dan tak punya izin edar. Permen ini hasil razia di sebuah toko makanan di Jalan Imam Bonjol, Semarang, Kamis, (26/7).

Staf Pemeriksaan Balai Besar POM Semarang, Nur Jaya Bangsawan, mengungkapkan, dalam 10 dus itu terdapat tiga jenis permen dan manisan yang masuk dalam daftar larangan BPOM Pusat, yakni Kiamboy, White Rabbit dan manisan Plum.

Teddy (35), pemilik toko yang kedapatan menyimpan barang berformalin itu mengaku belum mengetahui mengenai edaran dari BPOM. Dia memperoleh permen buatan Tiongkok itu dari pemasok di Jakarta.

Sementara itu, Balai Besar POM Padang, Sumatera Barat, Kamis (26/7), memusnahkan ribuan permen yang mengandung formalin. Menurut Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen Balai Besar POM Padang, Dra Maryorie, permen itu diperoleh dalam razia instansi ini di sejumlah toko swalayan dan toko makanan di Kota Padang, dengan total temuan mencapai 1.046 butir permen dari berbagai merek.

Sumber: http://www.suarapembaruan.com, http://gizi.net Jum’at 27 Juli 2007

Tentang ruhyana

Mencari untuk terus belajar dan belajar...
Pos ini dipublikasikan di Artikel Kesehatan. Tandai permalink.

5 Balasan ke BPOM Tarik Permen, Manisan, dan Buah Kering Berformalin

  1. wiwiek berkata:

    TQ untuk info permen formalin ini… kalo bisa gambar permennya diperjelas ya… biar bener2 keliatan permen apa aja yg dilarang…. nuwun..

  2. ruhyana berkata:

    untuk mba wiwiek gambarnya dah diperbesar, mudah2an keliatan…kalo masih kurang jelas bisa di cari di search image dari yahoo ato google

  3. Bryan berkata:

    tolong info lebih lengkap tentang barang apa saja yg berformalin
    sediakan gambar yang lengkap (kalau bisa)
    daftar barang berupa tabel list (kalau bisa)
    supaya dapat dimengerti oleh para pembaca/masy

    sekian

    NB : tolong balas ke email saya

  4. Puthut Agus Y berkata:

    Iya nih,
    Kalau ada yang punya listing nya.
    Kita perlu untuk kehati-hatian terutama bagi keluarga kita.

    Salam

  5. daniar berkata:

    tolong daftar permen yang lebih spesifik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s