Depkes Turun Tangan Atasi Masalah Susu

susu.jpgss3.jpgss.jpg

depkes.go.id

Print E-mail
05 Jul 2007

Untuk mengatasi melonjaknya harga susu di pasaran, Departemen Kesehatan turun tangan. Mulai hari ini mendistribusikan 87 ton Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) dan 128 ton biskuit melalui 335 Puskesmas Kecamatan/Kelurahan untuk mencakup 64.000 Balita (usia 6 – 24 bulan) dari golongan masyarakat miskin di DKI Jakarta. Selanjutnya MP-ASI dan biskuit akan disalurkan melalui 3.673 Posyandu kepada anak-anak keluarga miskin. MP-ASI yang diberikan berupa bubur untuk bayi umur 6 – 12 bulan dan biskuit untuk Balita umur 12 – 59 bulan. Sedangkan untuk bayi 0-6 bulan cukup diberikan ASI saja. Pemberian MP-ASI ini direncanakan dapat mencukupi kebutuhan selama 30 hari. Menkes Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp.JP(K) menyatakan hal itu usai rapat membahas RUU Narkotika di DPR-RI tanggal 5 Juli 2007. Untuk daerah lainnya, menurut Menkes, akan menyusul dalam waktu dekat seiring dengan percepatan ketersediaan MP-ASI di buffer stock nasional. Persediaan (buffer stock) MP-ASI nasional untuk tahun 2007, tercatat sebanyak 1.864.455 kg bubur dan 5.684.244 kg biskuit. Sementara sasaran MP-ASI mencapai 207.162 bayi usia 6 – 11 bulan dan 516.749 Balita usia 12 – 23 bulan, ujar Dr. Siti Fadilah Supari.

Menurut Menkes, pendistribusian MP-ASI merupakan antisipasi Depkes terhadap kenaikan harga susu, walaupun menurut Menteri Perdagangan kenaikan harga susu saat ini tidak terlalu signifikan. Nyatanya di pasar ada kepanikan. Depkes harus mengantisipasi keadaan ini agar Balita-balita yang tadinya minum susu formula, tidak mengurangi kebiasaan-kebiasaan tersebut. “Kita harus mengganti dengan sesuatu,“ jelas Menkes.

Depkes tidak menjual susu dengan harga murah atau melakukan operasi pasar, karena hal itu menjadi kewenangan Departemen Perdagangan, ujarnya menjawab pertanyaan wartawan tentang upaya Depkes dalam mengantisipasi melonjaknya harga susu di pasaran.

Melihat kebutuhan susu yang cukup besar secara nasional, Menkes mengharapkan adanya BUMN yang menangani masalah susu. “Susu sangat dibutuhkan Balita dan anak-anak di usia sekolah. Saya tidak ingin kehilangan momentum. Sekarang ibu-ibu mulai hidup ngirit karena harga minyak goreng dan harga-harga lain naik sehingga susunya yang dikalahkan. Bila terus dalam kondisi ini, diperkirakan pada pertengahan 2008 jumlah penderita gizi buruk akan meningkat. Untuk mengantisipasi, Depkes mempercepat pasokan dan menaktivkan pemberian MP-ASI untuk Balita,” tegas Menkes.

Pemberian MP-ASI dinilai dapat mengganti pemenuhan kebutuhan susu karena di dalamnya terdapat kandungan vitamin-vitamin seperti yang ada dalam susu formula. Depkes tidak merekomendasikan pemberian air tajin dan susu kedelai yang belum jelas kandungan isi dan kualitasnya, tambah Menkes.

Kritik Arsada

Mengenai kritik Arsada (Asosiasi Rumah Sakit Daerah) kepada Menkes tentang pemberlakuan SK Menkes No. 471 Tahun 2007, Menkes Siti Fadilah menyatakan bahwa pelaksanaan pemberian obat dalam program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM) atau Askeskin yang akan berlaku Juli ini, ditafsirkan secara keliru oleh pihak rumah sakit.

Menurut Menkes, selama ini banyak dokter yang menuliskan resep obat mahal untuk rakyat miskin, padahal masih ada obat generik untuk jenis penyakit tersebut. Akibatnya penggunaan obat tidak terkontrol, menyebabkan biaya klaim asuransi menjadi mahal. “Ini yang perlu ditertibkan,” tegas Menkes.

Menurut Menkes, untuk obat mahal yang tidak ada generiknya seperti obat-obatan untuk Talasemia dan Kanker tetap boleh diresepkan. Menjawab pers perihal tidak adanya stok obat generik di apotek yang ada di rumah sakit, Menkes mengatakan, mungkin saja pihak apotek rumah sakit takut merugi memberi pelayanan Askeskin, karena takut klaim-nya tidak dibayar PT Askes.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon/faks: 021-5223002 dan 52960661, atau alamat e-mail puskom.publik@yahoo.co.id

Tentang ruhyana

Mencari untuk terus belajar dan belajar...
Pos ini dipublikasikan di Artikel Kesehatan. Tandai permalink.

2 Balasan ke Depkes Turun Tangan Atasi Masalah Susu

  1. rahmawati berkata:

    maaf bu menteri, apa mp asi bisa menyelesaikan masalah?mp asi prosedurnya repot untuk bisa sampai ketangan para bayi, usahain aja harga susu turun dibanding bikin kontrak pengadaan mp asi, gimana bu?

  2. naryo berkata:

    gimana sampai sekarang belum bisa donwload bantu dong…….!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s