Sistem Case-Mix Ditetapkan di 15 Rumah Sakit Vertikal

 diag.jpg

29 Jun 2007

Di sela-sela Rapat Kerja Kesehatan Nasional di Solo, Jawa Tengah (26/6/2007), Menkes Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp. JP (K) menetapkan Indonesia Diagnosis Related Group (INA-DRG) atau Case-Mix pada 15 rumah sakit vertikal. Sistem ini sepanjang tahun 2006 telah diujicobakan di rumah sakit tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No. 1633/Menkes/SK/XII/2005 tanggal 23 Desember 2005 tentang uji coba penerapan Sistem DRG Case-Mix .

Ke-15 rumah sakit itu adalah RSU H.Adam Malik (Medan), RSUP Dr. M. Djamil (Padang), RSUP Dr. M. Hoesin (Palembang), RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo, RSUP Fatmawati, RSUP Persahabatan, RS Anak dan Bunda Harapan Kita, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RS Kanker Dharmais (Jakarta), RSUP Dr. Hasan Sadikin (Bandung), RSUP Dr. Sardjito (Yogyakarta), RSUP Dr. Kariadi (Semarang), RSUP Sanglah (Denpasar), RSUP Dr. Wahidin Sudiro Husodo (Makassar) dan RSUP Dr. R. Kandow (Manado).

Sistem Case-Mix ini dilaksanakan untuk mendukung suatu sistem yang bisa mengakomodir tantangan yang terjadi pada bidang pelayanan kesehatan secara berkesinambungan. Selain itu, untuk mendukung efisiensi, mutu serta efektifitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Sistem ini meliputi 23 Major Diagnostic Categories (MDC) dan 1.077 DRG (Diagnostic Related Group) untuk rawat jalan dan rawat inap, jelas Dr. Siti Fadilah Supari.

Berikut ini disajikan Ke-23 MDC tersebut

INA-DRG atau Case-Mix adalah sistem pembayaran pelayanan kesehatan yang mengklasifikasikan setiap tahapan pelayanan kesehatan yang sejenis ke dalam kelompok yang mempunyai arti relatif sama. Setiap pasien yang dirawat di rumah sakit diklasifikasikan ke dalam kelompok yang sejenis, dengan gejala klinis serupa serta biaya perawatan yang relatif sama, ujar Menkes.

Pada kesempatan tersebut Menkes juga menetapkan 15 rumah sakit vertikal menjadi Pusat Pelayanan Kesehatan Badan Layanan Umum (PPK BLU). Dengan status BLU memungkinkan rumah sakit dapat mengelola pendapatannya sendiri sehingga diharapkan pengelolaan rumah sakit menjadi lebih efisien dan pelayanan kepada pasien lebih baik. Sesuai peraturan yang berlaku, selama ini semua pendapatan rumah sakit harus disetor ke kas negara terlebih dahulu, sehingga manajemen rumah sakit mengalami hambatan keuangan yang berakibat pelayanan kepada pasien terganggu.

Penetapan 15 UPT vertikal menjadi PPK BLU didasarkan atas Keputusan Menkes No. 756/Menkes/SK/VI/2007 tanggal 26 Juni 2007. Ke-15 PPK BLU itu adalah RS Dr. R. Kandow (Manado), RSU H. Adam Malik (Medan), RS Dr. Soeradji Tirtonegoro (Klaten), RS Orthopaedi Prof. Dr. R. Soeharso (Surakarta), RS Dr. Soeharto Heerdjan (Jakarta), RS Marzoeki Mahdi (Bogor), RS Dr. Radjiman Wediodiningrat (Lawang, Malang), RS Dr. Soerojo (Magelang, Jateng), RS Dr. Gunawan Partowidigdo (Cisarua, Bogor), RS Dr. Rotinsulu (Bandung), RS Dr. Ario Wirawan (Salatiga, Jateng), RS Mata Cicendo (Bandung), RS Stroke (Bukittinggi, Sumbar), RS Ketergantungan Obat (Jakarta), RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso (Jakarta).

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon/faks: 021-5223002 dan 52960661, atau alamat e-mail puskom.publik@yahoo.co.id.

Tentang ruhyana

Mencari untuk terus belajar dan belajar...
Pos ini dipublikasikan di Artikel Kesehatan. Tandai permalink.

3 Balasan ke Sistem Case-Mix Ditetapkan di 15 Rumah Sakit Vertikal

  1. Punica granatum berkata:

    more info about case mix at pharmacy department in hospital

  2. Husein Sulianto berkata:

    weew

  3. Server Indonesia berkata:

    Terima Kasih Telah Membantu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s