Akreditasi Puskesmas

Salah satu cara untuk meningkatkan manajemen Puskesmas yaitu dengan dilaksanakannya akreditasi, dimana petugas puskesmas melaksanakan selft assesment.

Adapun kegiatan yang di akreditasi ada 7 (tujuh) indikator/standar yang terdiri dari 25 parameter.

Saat ini Kabupaten Cirebon akan mengakreditasi sebanyak 10 (sepuluh) Puskesmas.

Hambatan yang dirasakan selama ini adalah kebiasaan petugas puskesmas, dimana petugas tersebut biasanya tidak pernah mendokumentasikan kegiatan-kegiatan yang mereka laksanakan, namun dengan adanya akreditasi semua pekerjaan harus terdokumentasi, dalam artian hasil kinerja kita harus bisa dibuktikan secara administrasi, kerana dengan berbasis bukti manajemen skill akan terwujud.

Awalnya petugas puskesmas merasakan bahwa akreditasi adalah sebagai beban … karena tugas pokok belum terselesaikan ditambah adanya akreditasi…dan bahkan akreditasi menjadi tugas pokok bukan lagi tugas sampingan karena ada target harus “lulus” walaupun kata itu tidak terucapkan…sehingga sering lembur dan berusaha membuat program yang belum pernah dikerjakan……….capek..pusing..jengkel..ngedumel sendiri..saling menyalahkan..sering muncul dan hari-hari begitu cepat berlalu….

Dari pengalaman tidak pernah mendokumentasikan kegiatan menjadi budaya yang harus dilakukan…sulit tapi setelah dilaksanakan ternyata hasilnya memuaskan..kinerja menjadi terukur dan terstruktur …..hasil kegiatan begitu nyata tidak mengada-ada…. dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan ….jam kerja tak pernah kosong lagi bahkan kurang. 150 jam yang tersedia selama sebulan dengan perhitungan 120 jam untuk menyelesaikan tugas pokok dan 30 jam untuk melaksanakan tugas tambahan terasa kurang….

Tapi….itu dulu waktu waktu akan ada penilaian akreditasi…setelah selesai penilaian dan dinyatakan lulus… akankah budaya tulisĀ  menulis itu masih berlangsung??? itu yang menjadi pertanyaan..

Bila memang budaya itu terus dipupuk dan dikembangkan maka Akreditasi ada manfaatnya…tapi kalau semuanya hanya copy paste…akreditasi hanya berupa topeng belaka…lulus tapi sebenarnya tidak lulus…lebih baik tidak terakreditasi dari pada lulus hanya formalitas..yah nggak???

About these ads

Tentang ruhyana

Mencari untuk terus belajar dan belajar...
Tulisan ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

11 Balasan ke Akreditasi Puskesmas

  1. maruli purba berkata:

    kegiatan masing-masing program di puskesmas sangat jarang yang terdokumentasi baik ,, petugas lbh suka yang praktis aja. ke depan dengan adanya akreditasi puskesmas bisa memacu petugas,,

  2. ridesman berkata:

    bagus sekali jika puskesmas kami terakreditasi, mungkinkah kami dapat info lebih lebgkap ttg akreditasi puskesmas ?

  3. hilda chandra berkata:

    sy hilda di banda aceh..kami berencana untuk mengembangkan puskesmas yg terakreditasi..mohon infonya lebih lengkap pak..bgm proses’y dan tahapan2nya,,trmksh

  4. jatmiko budi nugroho berkata:

    awww menurut saya salah satunya karena tujuan pembimbingan, cara dan instrumen yang dipakai tidak . tujuan pembimbingan karena hanya supaya lulus dengan hanya memenuhi dokumen, cara pembimbingan yang hanya dengan menunjukkan contoh dokumen, format atau cara pembuatan dokumennya bukan bgmn melakukan kegiatan yg nantinya muncul dalam bentuk dokumen, bukan membahas proses tapi hanya hasil silahkan datang ke puskesmas jetis II Yogyakarta anda akan melihat bagaimana puskesmas yang sdh akreditasi dan menjalankannya dengan baik karena memahami proses dan pdca dari proses pembimbingan yang benar atau hubungi dr jatmiko (hp : 081548877810)

  5. jatmiko budi nugroho berkata:

    sudah tersedia buku strategi mengimplementasikan akreditasi puskesmas bukan instrumen lengkag dengan daftar istilah dan contohnya,sistem dokumentasi akreditasi puskesmas misalnya dan contohnya, teknik penilaian dan contohnya, pendekatan proses dan contohnya, pendekatan sistem dengan contohnya, indikator kinerja klinis dengan contohnya dan pengukuran,penilaian serta peningkatan kinerja klinis dan kinerja program dengan PDCA. Buku ini tidak hanya bicara dokumen tapi proses dan implementasi kareditasi silahkan coba, hubungi jatmiko

  6. rangga berkata:

    Akreditasi Puskesmas…???

  7. gugun nugraha berkata:

    akreditasi di pkm kami seolah2 dipaksakan, waktu persiapan yg sempit, target lulus, riwayat kerja yg buruk, akhirnya hanya jadi beban deh…

  8. Cah Punggelan berkata:

    TULIS YANG BISA ANDA KERJAKAN, KERJAKAN YANG ANDA TULIS… GITU AJA KOK KONSEPNYA… SO… KENAPA TAKUT???

  9. ernawati berkata:

    bismilahirrohmanirrohim semoga kita bisa melaksanakan akreditasi dengan lancar.amin

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s